Acara Duek Pakat SAMAN UI 2007, yang merupakan salah satu kegiatan musyawarah atau lebih dikenal dengan duek pakat menjadi sebuah tradisi dari mahasiswa-mahasiswi Aceh yang sekarang berada di Universitas Indonesia untuk mencari mas'ul baru atau pemimpin kedepan dalam meneruskan wadah aspirasi mahasiswa Aceh ini dalam sebuah komunitas yang diberi nama dengan Silaturrahmi Mahasiswa Nanggroe Aceh Darussalam Universitas Indonesia (SAMAN UI) yang dilaksanakan setiap setahun sekali dalam satu kepengurusan. Acara yang dikoordinasi langsung oleh Deputi SAMAN UI periode 2006-2007 yakni saudari Febri Nurrahmi yang kerap disapa Ami, mahasiswi Ilmu Komunikasi 2006 FISIP UI, memang agak sedikit berbeda dari beberapa tahun yang lalu. Perbedaan pada tahun ini sangat terlihat dari waktu pelaksaan, ini merupakan sebuah langkah baru hasil dari pemikiran dan ide-ide para SAMAN’ers. Di tahun sebelumnya acara Duek Pakat dilaksanakan bertepatan dengan buka puasa bersama, namun pada kali ini kolaborasi dengan buka puasa ditiadakan mengingat satu dan lain hal tadi. Melihat perkembangan SAMAN UI selama setahun belakangan ini memang bisa dikatakan cukup kompetitif dan sinergis, mulai dari lingkup eksistensinya, hubungan dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait, kegiatan maupun prokernya serta berbagai hal positif lainnya. Ini terbukti dari antusiasme para pengurus periode 2006-2007, SAMAN UI yang diresmikan sejak Oktober 2003 bukanlah hanya sebatas komunitas yang menaungi para mahasiswa Aceh di Universitas Indonesia (lihat http://samanui.wordpress.com), melainkan sebagai wadah aspirasi dan tekad untuk bisa terus memberi untuk sesama dengan membangun Nanggroe, itulah motto yang menjadi semangat buat komunitas SAMAN UI ini untuk bisa terus bertahan baik di lingkup pagar kuning UI dan masyarakat Aceh pada umumnya.
Empat tahun sudah perjuangan kami di UI, tentunya jatuh bangun dalam perjuangan untuk menciptakan kesinambungan dan kebermanfaatan persaudaraan sudah kami lakukan dan akan terus kami berikan dalam rangka mendukung pembangunan SDM Aceh menuju arah yang lebih bermartabat di masa depan. Kami yakin semua pengorbanan yang telah dicurahkan oleh teman-teman disini ada arti dan makna tersendiri semoga perjuangan yang sudah diberikan ini mendapat balasan yang setimpal dari yang Maha Kuasa.
Prosesi Duek Pakat
Tepat jam 14.00 WIB bertempat di Gazebo Asrama UI, ikut hadir dalam acara ini sebanyak 20 orang mulai dari angkatan 2003 sampai 2007. Acara yang dimulai dengan pembukaan kata-kata sambutan oleh Aulia Fitri Ketua SAMAN UI periode 2006-2007, kemudian masuk ke tahap evaluasi kinerja selama setahun kepengurusan SAMAN UI 2006-2007 termasuk di dalamnya kegiatan program kerja seperti SAMAN UI Saweu Gampoeng 2007 (SSG'07), program kerja SAMAN UI Brochure Go to Schools 2007, program kerja Studi Banding Kekeluargaan 2007 (SBK). Itulah beberapa program kerja selama satu tahun kepengurusan SAMAN UI. Setelah evaluasi dari program kerja juga dilanjutkan dengan perkenalan mahasiswa baru (Maba) dan anggota SAMAN UI senior. Dengan tanpa membuang waktu akhirnya tibalah pemilihan bakal calon ketua, diantaranya ikut terpilih Taufiq 07, Maha 07, Mahtuf 06, Heikal 06, Indra 06, Ijar 05, dan Kardawi 03. Setelah tahap penetapan bakal calon diminta pendapat dari masing-masing calon untuk memberikan alasan yakni bersedia untuk masuk ke tahap calon ketua atau tidak, setelah ditanyakan oleh semua anggota forum musyawarah. Hanya 2 orang yang bersedia untuk maju ke pencalonan ketua baru yakni Maftuh Ihsan dan Indra Setia Bakti. Seperti biasanya kedua calon pun "dieksekusi" (dikeluarkan sementara dari forum) untuk bisa diteruskan dengan pengumpulan pendapat dan masukan dari anggota forum. Setelah dilakukan perembukan dan tukar pendapat akhirnya ditetapkan dan diputuskan bahwa saudara Mahtuf Ihsan diangkat menjadi Ketua Umum SAMAN UI periode 2007-2008 dibantu oleh wakilnya saudara Indra Setia Bakti.
Melihat sedikit tentang mereka berdua, Maftuh Ihsan yang sekarang aktif sebagai mahasiswa Fakultasi Ilmu Sastra dan Budaya jurusan Sastra Inggris adalah jebolan dari SMA Modal Bangsa Banda Aceh, tidak luput dari keaktifan organisasi Maftuf sendiri sejak lama sudah mulai bertekad untuk bisa meneruskan estafet SAMAN UI, ini terbukti dengan pengunduran dirinya pada pencalonan ketua teater untuk anak sastra Inggris. Lain halnya lagi dengan Indra, mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP UI ini memang bukan orang biasa. Walaupun tidak ikut dalam acara Pengenalan kampus FISIP UI tahun 2006, karena seperti yang kita tahu setiap mahasiswa yang tidak ikut aktif saat kegiatan Pengenalan Kampus (Ospek, -red) secara otomatis tidak bisa ikut bergabung dengan organisasi di kampus, namun sebaliknya Indra ditarik ikut serta oleh Himpunan Mahasiswa untuk bisa ambil bagian dalam himpunan tersebut dengan berbagai kepantiaan yang ikutinya. Memang calon yang dipilih ini adalah aspirasi dari semua anggota forum Duek Pakat.
Akhir kata dari segenap Keluarga Besar SAMAN UI mengucapkan selamat dan sukses semoga dapat mengemban amanah ini dengan baik, kita bersama mendukung sepenuhnya untuk kedepan jadikan yang terbaik bagi SAMAN UI dalam membangun Nanggroe Aceh Darussalam.